Sabtu, 18 Februari 2012

Chmod File di Linux

Chmod digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file
atau direktori, dapat juga menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding.
Ada tiga jenis permisi atau perijinan yang dapat dirubah yaitu :

-r untuk read.
-w untuk write.
-x untuk execute.

keterangan numeric dari sebuah permision file :

0 = tidak ada operasi di ijinkan.
1 = permisi untuk melakukan cd ke satu direktori.
2 = permisi untuk menulis.
4 = permisi untuk membaca.

setiap file mempunyai permisi untuk owner, group, and user.

untuk membuat batasan-batasan pada suatu file,
kita harus membuat suatu permisi file tersebut dengan cara CHMOD :

misalkan direktori “home” kita mempunyai default permisi 711 maka itu artinya :

7 = 4+2+1 : kamu (pemilik) dapat membaca/menulis/mengeksekusi file.
1 = 1 : semua user di group mu dapat melakukan cd/execute tapi tidak membaca dan menulis.
1 = 1 : semua user bukan group mu dapat melakukan cd/execute tapi tidak membaca dan menulis.

Misalkan direktori public_html kita mempunyai permisi 755 artinya :

7 = 4+2+1 : kamu (pemilik) dapat membaca/menulis/mengeksekusi file.
5 = 4+1 : semua user di group mu dapat melakukan cd/execute/read tapi tidak menulis.
5 = 4+1 : semua user bukan group mu dapat melakukan cd/execute/read tapi tidak menulis.

Files kamu buat di direktori public_html paling sedikit harus mempunyai permisi
644 (direktorinya harus 755) atau WWW server tidak akan bisa membaca nya
sehingga tidak bisa muncul pada web browser.

untuk mengubah permisi file index.html caranya :

chmod 644 index.html

untuk membuat direktori images dan isi file nya bisa di baca oleh semua maka :

chmod 755 images
cd images
chmod 644 * 

0 comments:

Posting Komentar

Recent Comments